-->

Impor Vaksin Jerman,China Tak Pakai Vaksin Sendiri.Indonesia justru impor vaksin China terbanyak,Indikasi Dana Tikus?

Jakarta - Meski memiliki vaksin buatan beberapa perusahaan lokal, rupanya sebuah perusahaan farmasi asal Negeri Tirai Bambu tetap membeli vaksin dari luar negeri.




China dikabarkan akan membeli vaksin BioNTech asal Jerman yang dibuat bersama perusahaan Amerika Serikat (AS), Pfizer Inc. Dilaporkan Reuters, Shanghai Fosun Pharmaceutical Group Co Ltd mengaku akan mendatangkan setidaknya 100 juta dosis vaksin Covid-19 itu untuk digunakan di China daratan.


Dari dokumen pengajuan bursa Hong Kong, vaksin impor tersebut akan digunakan tahun depan jika disetujui oleh otoritas. Fosun juga sudah membayar uang muka kepada BionTech sebesar US$ 135 juta ke BioNTech.


Meski begitu, belum ada pengumuman kesepakatan ini dari pemerintah China. Namun pada November lalu, Fosun sudah mendapatkan lampu hijau untuk menjadi mitra uji klinis vaksin Pfizer-BioNTech bernama B162B2 di China.


Vaksin Pfizer-BioNTech sendiri sebelumnya telah dibeli oleh Inggris dan Amerika Serikat. Itu juga sudah menerima persetujuan penggunaan darurat dari sejumlah negara.


China sebenarnya memiliki vaksin lokal dan bahkan sudah memberikan persetujuan darurat, yakni Sinovac Biotech Ltd., China National Pharmaceutical Group atau Sinopharm, serta CanSino Biologics untuk untuk kepentingan militer.


Sebelumnya, perusahaan farmasi China lainnya, Shenzhen Kangtai Biological Products Co Ltd juga bekerja sama dengan produsen vaksin corona asal Inggris, AstraZeneca PLC. Rencananya ada 100 juta dosis vaksin yang akan diproduksi keduanya. Uji klinis juga sudah dilakukan di China.


China kini tercatat memiliki 86.770 kasus positif Covid-19, dengan 4.634 kasus kematian, dan 81.821 orang pasien berhasil sembuh per Kamis (17/12/2020), menurut data Worldometers.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Impor Vaksin Jerman,China Tak Pakai Vaksin Sendiri.Indonesia justru impor vaksin China terbanyak,Indikasi Dana Tikus?"

Post a Comment