-->

Kejanggalan Kasus Guru Ngaji Tewas Dalam Sumur Sempit, Petugas Ungkap Kondisi Korban

Polsek Cibinong mengungkap detik-detik penemuan mayat guru ngaji di Bogor, Athiqotul Mahya alias Bunda Maya (28) yang ditemukan tewas tanpa busana di dalam sumur tertutup beton.


Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Yunli Pangestu menjelaskan, penemuan itu bermula saat suami korban hendak memperbaiki mesin sumur.


"Kronologinya ditemukan keluarganya, ada gelembung-gelembung dalam sumur ketika dia memperbaiki mesin sumur," ujar Yunli ketika dihubungi, Selasa (3/11/2020).


Suami yang penasaran dengan asal gelembung itu kemudian langsung mengecek ke dalam sumur. Ia menemukan jasad istrinya berada di dalam sumur itu.


"Pas dicek memang ada, karena suaminya kehilangan istrinya sudah 2 hari," imbuh Yunli.


Yunli menyebutkan, ada yang janggal dalam penemuan jasad Bunda Maya. Karena, Bunda Maya ditemukan tewas dalam kondisi tak berbusana.


"Pas diangkat sih cuma (pakai) celana dalam aja," tutur Yunli.


Sebelum ditemukan, seorang saksi bernama Edi (43) mendengar suara teriakan seperti orang sedang cek-cok di rumah Bunda Maya pada Minggu (1/11) malam. Terdengar satu kali suara perempuan diduga Bunda Maya berteriak.


"Jadi saya memang sempat dengar korban itu teriak, itu sekitar jam 22.00 WIB atau sekitar itu. Teriak atau seperti menjerit itu ya, pokoknya kayak orang kaget atau apa gitu," kata Edi, tetangga yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban, saat ditemui di tempat kejadian, Selasa (3/11).


Saat kejadian, kedua anak korban yang masih berusia 5 tahun dan 5 bulan masih tertidur pulan di dalam kamar.


"Jadi saat kejadian kedua putri korban sedang tidur. Sedangkan sang suami Muhamad Setiawan disapa Wawan yang juga merupakan ustaz sedang menjadi panitia maulid di mushola lingkungan RT 05," tambahnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kejanggalan Kasus Guru Ngaji Tewas Dalam Sumur Sempit, Petugas Ungkap Kondisi Korban"

Post a Comment